Ihfadzillah yahfadzka
Jagallah Allah, maka Allah akan menjagamu. Tetapkan hanya Allah sebagai sentral dari segala aktivitas yang kita kerjakan, tetapkan hanya Allah yang tertaut dalam hati kita. Jika sudah, rasakan segala keajaiban dalam diri kita. Barangkali orang lain menyepelekan dengan berkata "ah tapi hidup kamu masih gini-gini aja", biarlah hanya hati kita yang merasa kedekatan Allah, kasih sayang Allah, dan mungkin keajaiban yang hanya kita yang merasakan. Dalam kehidupan mungkin kita sering mendapatkan ujian, bukti bahwa Allah ingin diri kita scale up cuy, ada yang ketika dapat ujian langsung Allah beri solusi, ada juga yang ketika diberi ujian Allah ga angkat ujiannya tapi Allah kuatkan hatinya, sehingga ia tidak nampak bersedih dalam kesehariannya. Jadi, tidak ada hak untuk diri kita menilai sudah seberapa ada Allah dalam hati dirinya, karena yang kita lihat cuma luarnya doang. Terus berprasangka baik sama Allah, karena tidak ada yang mustahil bagi-Nya, dan Allah benar-benar sebagaimana...