ujian berupa perintah, ujian larangan, ujian musibah, dan ujian dari orang-orang tidak beriman
Assallamualaikum..
Seperti dikatakan dalam alqur’an surat Al-Baqarah ayat
183:
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan
atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar
kamu bertakwa,
Ayat ini ditujukan bukan untuk seluruh manusia,
tapi oleh Alloh dikhususkan hanya untuk orang-orang beriman. Kita hanya tinggal
muhasabar diri, apakah kita sudah menjadi orang yang beriman? Apakah kita sudah
meyakini atau hanya mempercayai saja? Selain meyakini, kita pun perlu untuk
mengaplikasikan keyakinan kita dengan cara beribadah, karena ibadah tidak hanya
untuk diyakini atau hanya niat saja, perlu juga aksi, bukti nyata dari keyakinan
yang kita pilih.
Ketika kita meyakini diri untuk menjadi
orang beriman, meyakini bahwa hanya Alloh lah yang patut kita sembah. Kita
harus siap menghadapi ujiannya, apa saja ujian yang diberikan Alloh?
1.
Ujian berupa
perintah
Apa itu ujian berupa perintah? Yaitu segala
perintah-perintah Alloh yang telah ditetapkan dalam ajaran-ajaran dan
hukum-hukum Alloh, kita harus mampu menjalankkannya, mengapa perintah Alloh
dikatakan sebuah ujian, karena tidak semua umat muslim mampu menjalankannya.
2.
Ujian berupa
larangan
Ujian berupa larangan yakni segala yang
dilarang oleh Alloh, seperti khamr, memakan bangkai, berzina, dll
3.
Ujian berupa musibah
Ujian berupa musibah, segala hal yang
terjadi pada kita, baik itu musibah yang skala kecil ataupun skala besar, kita
harus mampu menghadapinya. Alloh tidak akan memberikan musibah melaikan pula
dengan jalan keluarnya.
4.
Ujian dari orang-orang
tidak beriman
Yaitu ujian-ujian yang berasal dari
orang-orang yang menentang ajaran Alloh, mereka diberikan kebahagiaan dunia
dengan segala kenikmatannya, jangan sampai kita menjadi iri hati dan justru
mengikuti langkah mereka. Alloh meninggikan derajat mereka di dunia sebagai
ujian untuk kita, namun di akhirat nanti mereka akan mendapatkan ganjarannya.
Komentar
Posting Komentar