kajian Q.S An-Nahl:125
Dalam paparan ust.Rachmat minggu kemarin, beliau menjelaskan
tentang Nadloriyah, Syumuliyah, dan Qur’aniyah dan yang menjadi rujukannya
adalah Q.S An-nahl ayat 125
Serulah
(manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan
bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih
mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih
mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (Q.S An-nahl 125)
yang di dalamnya berisi tentang unsur dakwah, dan unsur dakwah terdiri
dari :
1.
dai
2.
materi
3.
mad'u
4.
tujuan
5.
metode / teknik
Sebelum kita melangkah jauh ke pembahasan beberapa point di atas,
kita harus mengetahui terlebih dahulu apa sih itu unsur dakwah? Unsur
dakwah, unsur adalah sesuatu yang mendasar, jadi unsur dakwah adalah
dasar-dasar berdakwah yang wajib ada. Jika tidak ada, tidak dapat dikatakan
unsur dakwah
Da'i bisa dikatakan
juga sebagai komunikator, orang yang menyampaikan. Menyampaikan apa? Tentu saja
menyampaikan matri dakwah. Materi bisa dikatakan sebagai message
atau pesan, isian yang akan disampaikan kepada audience dengan berbagai
terapan-terapan ilmu, nasihat, ataupun pengetahuan lainnya. Audience yang
dimaksud dalam pembahasan ini bisa disebut sebagai Mad’u atau
komunikan. Lalu setelah kita menyampaikan materi kepada mad’u, apa maksud atau Tujuan
dari isi materi tersebut, biasanya dengan tujuan agar mempengaruhi
pendengar sehingga pendengar melakukannya dalam kegiatan sehari-hari. Dari ke
empat unsur dakwah tadi, ada satu lagi yang sangat penting, yaitu Teknik,
teknik apa yang akan kita gunakan dalam berdakwah, kita harus bisa
menyesuaikan dan mengerti dengan kondisi pendengar. Contoh, masyarakat sekarang
sedang tertarik dengan batu akik, bagaimana teknik yang tepat untuk berdakwah
kepada masyarakat tentang batu akik, agar batu akik tidak menjadi ladang
kemusyrikan, bagaimana masyarakat memperlakukan batu akik sewajarnya saja.
Semua unsur-unsur dakwah diatas sangat berkorelasi satu sama lain,
jika tidak ada salah satunya, maka tidak dapat dikatakan berdakwah. Berdakwah,
harus memenuhi 5 unsur dakwah tadi, agar menjadi suatu susunan yang kokoh dalam
berdakwah.
Sekian resume yang dapat saya paparkan, semoga bermanfaat. Aamiin J
Komentar
Posting Komentar